Friday, October 12, 2018

thumbnail

Cara Beribadah Agama Kristen Edukasi Kristen

Cara Beribadah Agama Kristen Edukasi Kristen


Cara Beribadah Agama Kristen  Edukasi Kristen

Cara Beribadah Agama Kristen Edukasi Kristen



.Pernikahan mendapat berkah dimulai dri pencarian pasangan yang baik yakni pasangan yang diperoleh dengan cara yang tidak diharamkan. Tidak melaui pacaran, apalagi hamil duluan, melainkan ta’aruf yang dibenarkan dengan syara’. Setelah itu, juga dilakukan resepsi pernikahan / walimahan yang disunnahkan di dalam Islam, walaupun sederhana sekalipun. Maka, demi keberkahan acara walimahan, hendaknya dilaksanakan sesuai syariat Islam. Berikut terkait ada beberapa saran buat menggelar resepsi pernikahan yang baik.

1. Membuat Undangan Sederhana

Undangna intinya pemberitahuan acara walimahan. Habis dibaca dan selesai hari L, biasanya dibuang begitu saja. Oleh sebab itu, hindari penggunaan ayat suci 's Quran dalam bahasa arabic, alangkah baiknya membuat terjemahannya saja. Disarankan membuat undangan yang bisa dimanfaatkan kembali, seperti dalam bentuk kalender, kipas, dompet, booklet, dll. Andai ingin berhemat, cukup menyajikan undangan versi digital yg dikirimkan secara personal kepada yang dituju, seperti via WA, BBM atau bahkan SMS.

2. Tidak Mengundang Terbuka Di Media Sosial

Sebaiknya tidak memajang undangan secara terbuka di media sosial, seolah-olah mengundang siapa saja yang mau membacanya. Jika ingin minta doa restu teman di dunia maya, sebaiknya cukup status berupa pengumuman akan diselenggarakannya pernikahan tersebut.

3. Mewajibakan Tamu Undangan Untuk Menutup AuratWalimah adalah struktur pelaksanaan hukum syara’, sehingga tidak boleh ada peluang sedikitpun untuk melanggar hukum syara’. Agar tidak menyinggung perasaan yang diundang, cantumkan kalimat yang baik agar hadirin mengenakan busana sesuai syariah Islam. Demikian pula jika menghendaki tema tertentu tentang pakaian, boleh-boleh saja, seperti mencantumkan “dresscode: busana Muslim nuansa pink”.

4. Memisahkan Tempat Duduk Laki-Laki dan Perempuan

Demikian pula beritahukan di undangan, yakni nanti akan dipisah tempat duduk antara tamu laki-laki dan tamu wanita. Sehingga, tidak membuat tamu kaget, bingung atau bahkan protes, sehingga merasa tidak nyaman. Tidak semua tamu paham syariah Islam.

5. Prioritas Undangan Untuk Orang Shalih dan Bertaqwa

Sudah sepantasnya mempelai mengundang kaum Muslimin yang shalih. Sebab, kehadiran mereka dalam rangka memberikan doa restu kepada pengantin agar pernikahannya diberkahi. Orang saleh juga tidak jadi berbuat onar atau merusak acara pernikahan.

6. Menfasilitasi Makanan Sesuai KapasitasJangan terlalu pelit, jangan pula terlalu berlebihan menyajikan makanan. Semakin banyak jenis makanan yang ditemukan, semakin mubazir karena umumnya tamu ingin mencicipi segala jenis makanan tetapi tidak dihabiskan. Yang penting sediakan sesuai kapasitas undangan, sehingga tidak ada tamu yang tidak kebagian undangan, meski sederhana.

7. Prioritaskan Lokasi di Masjid

Rasulullah bersabda “Umumkanlah pernikahan terkait, adakanlah di masjid, lalu meriahkanlah dengan pukulan rebana” (HR Ahmad dan Tirmidzi). Masjid adalah tempat buat bersujud kaum muslimin, tapi masjid juga untuk keperluan kaum muslimin, diantaranya ialah untuk walimah. Maka oleh ditempatkan di masjid berharap keberkahan di dalamnya.

Acara walimanan dalam Islam adalah ungkapan syukur pada Allah. Simple, tidak ribet, apalagi memberatkan. Adapun memberi hadiah pada walimahan, bukan kewajiban, tapi mubah saja memberikannya. Bahkan jika mempelai bukan mampu mengadakan walimahan, justru kaum muslimin disunnahkan menyumbang agar mampu mengadakan walimah meski sederhana.

pernikahan orang islam dan kristen



Related searches: desain undangan pernikahan islami online,kata kata undangan pernikahan islami online,puisi pernikahan islami untuk orang tua,konsep pernikahan outdoor islami,pernikahan orang islam dengan orang kristen,pernikahan orang islam dan kristen,pernikahan orang islam di india,pernikahan orang islam,undangan pernikahan islami online,konsultasi pernikahan islami online

Subscribe by Email

Follow Updates Articles from This Blog via Email

No Comments